Senin, 10 Agustus 2015

BAHAYA ROKOK

Bahaya asap rokok,

beserta Tips meminimalisir Kecanduan Merokok.



 Rokok adalah benda beracun yang memberi efek santai dan sugesti merasa lebih jantan. Di balik kegunaan atau manfaat rokok yang secuil itu terkandung bahaya yang sangat besar bagi orang yang merokok maupun orang di sekitar perokok yang bukan perokok.
1. Asap rokok mengandung kurang lebih 4000 bahan kimia yang 200 diantaranya beracun dan 43 jenis lainnya dapat menyebabkan kanker bagi tubuh. Beberapa zat yang sangat berbahaya yaitu tar, nikotin, karbon monoksida, dsb.
2. Asap rokok yang baru mati di asbak mengandung tiga kali lipat bahan pemicu kanker di udara dan 50 kali mengandung bahan pengeiritasi mata dan pernapasan. Semakin pendek rokok semakin tinggi kadar racun yang siap melayang ke udara. Suatu tempat yang dipenuhi polusi asap rokok adalah tempat yang lebih berbahaya daripada polusi di jalanan raya yang macet.
3. Seseorang yang mencoba merokok biasanya akan ketagihan karena rokok bersifat candu yang sulit dilepaskan dalam kondisi apapun. Seorang perokok berat akan memilih merokok daripada makan jika uang yang dimilikinya terbatas.
4. Harga rokok yang mahal akan sangat memberatkan orang yang tergolong miskin, sehingga dana kesejahteraan dan kesehatan keluarganya sering dialihkan untuk membeli rokok. Rokok dengan merk terkenal biasanya dimiliki oleh perusahaan rokok asing yang berasal dari luar negeri, sehingga uang yang dibelanjakan perokok sebagaian akan lari ke luar negeri yang mengurangi devisa negara. Pabrik rokok yang mempekerjakan banyak buruh tidak akan mampu meningkatkan taraf hidup pegawainya, sehingga apabila pabrik rokok ditutup para buruh dapat dipekerjakan di tempat usaha lain yang lebih kreatif dan mendatangkan devisa.
5. Sebagian perokok biasanya akan mengajak orang lain yang belum merokok untuk merokok agar merasakan penderitaan yang sama dengannya, yaitu terjebak dalam ketagihan asap rokok yang jahat. Sebagian perokok juga ada yang secara sengaja merokok di tempat umum agar asap rokok yang dihembuskan dapat terhirup orang lain, sehingga orang lain akan terkena penyakit kanker.
6. Kegiatan yang merusak tubuh adalah perbuatan dosa, sehingga rokok dapat dikategorikan sebagai benda atau barang haram yang harus dihindari dan dijauhi sejauh mungkin. Ulama atau ahli agama yang merokok mungkin akan memiliki persepsi yang berbeda dalam hal ini.
Kesimpulan :
Jadi dapat disimpulkan bahwa merokok merupakan kegiatan bodoh yang dilakukan manusia yang mengorbankan uang, kesehatan, kehidupan sosial, pahala, persepsi positif, dan lain sebagainya. Maka bersyukurlah anda jika belum merokok, karena anda adalah orang yang smart / pandai.
Ketika seseorang menawarkan rokok maka tolak dengan baik. Merasa kasihanlah pada mereka yang merokok. Jangan dengarkan mereka yang menganggap anda lebih rendah dari mereka jika tidak ikutan ngerokok. karena dalam hati dan pikiran mereka yang waras mereka ingin berhenti merokok.



5 Sanggahan Perokok Saat Diajak Berhenti


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEigUp-eCRREo0BqPU7S6thrFYEGIft5CscFRfAYrXcxR-psmrLmh2cnktKSShOeg98_mEvLVKGr84Eayd1PVClrV11C7Q5EnMAcy8sVIIMjKKGZ_pfAIB_TLk02ttd_Ka0jMn4kdfoP22EM/s1600/no+smoking.jpg

SETIAP perokok tentu menyadari bahaya yang dikandung tembakau yang mereka hisap. Namun, jeratan untuk keluar dari adiksi juga sangat kuat.
Berbagai dalih dilontarkan perokok guna melawan suara hati yang mengatakan niat untuk berhenti merokok. Simak beberapa sanggahan yang kerap diberikan perokok soal barang favoritnya ini, seperti diulas thescooponsmoking.
1. Merokok hanya menyebabkan beberapa masalah, yaitu yang tercantum pada label peringatan
Masalah kesehatan yang tercantum dalam label peringatan, adalah kanker paru-paru, penyakit jantung, disfungsi ereksi, dan beberapa masalah yang dapat terjadi ketika rokok dihisap oleh wanita hamil (gangguan kehamilan, merusak janin, bayi lahir dengan berat badan rendah, dan kelahiran premature). Selain hal tersebut, rokok juga dapat menimbulkan beberapa masalah lainnya dan bagi mereka yang telah memiliki gangguan kesehatan, merokok akan memperparah penyakit yang mereka derita.
Merokok dapat menyebabkan beberapa kerusakan pada tubuh disebabkan zat-zat yang terdapat dalam rokok dapat menyerang berbagai macam bagian tubuh. Dalam hitungan detik, 4.000 zat beracun yang dihisap oleh perokok akan terserap masuk ke dalam aliran darah kemudian menyebar ke seluruh bagian tubuh. Oleh karena itu, merokok tidak hanya merusak paru-paru, tapi juga dapat merusak seluruh bagian tubuh.
2. Saya hanya merokok sedikit, hal tersebut tidak berbahaya bagi diri saya. Berdasarkan sebuah penelitian, diketahui bahwa sedikit ataupun banyak asap rokok yang terhisap, akan membahayakan kesehatan. Oleh karena itu, meskipun seseorang hanya sedikit merokok, kesehatannya dapat tetap terganggu, bahkan dapat memperpendek usia. Masalah lain dengan sedikit merokok ialah kebanyakan orang menjadi kecanduan. Ketika kita merokok, akan muncul rasa kecanduan sehingga tanpa disadari, jumlah konsumsi rokok kita akan bertambah setiap waktunya.
3. Tidak masalah bila saya hanya merokok beberapa tahun, kemudian berhenti
Perokok berasumsi bahwa bahaya-bahaya yang ditimbulkan rokok akan hilang saat mereka berhenti merokok. Sebenarnya, banyak efek merugikan dari rokok yang sifatnya menetap, yaitu tidak akan hilang sepenuhnya setelah perokok berhenti merokok.
Selain itu, kekuatan adiksi dari nikotin sangat kuat sehingga dapat menyebabkan para perokok sulit berhenti meskipun tahu bahaya yang disebabkan oleh rokok. Merokok dalam waktu singkat, misalnya 5 tahun, dapat menyebabkan kerusakan permanen pada paru-paru, jantung, mata, tenggorokan, saluran urin, saluran pencernaan, tulang dan sendi, serta kulit. Para mantan perokok akan tetap berisiko lebih tinggi terhadap penyakit terkait rokok, termasuk kanker paru, kanker ginjal, penyakit paru kronik, osteoporosis, kerusakan mata serius, serta sakit tulang dan sendi.
4. Merokok dapat membantu saya dalam menurunkan berat badan
Tidak benar. Merokok tidak ada kaitannya dengan penurunan berat badan. Inilah yang terjadi ketika seseorang mulai merokok dengan tujuan menurunkan berat badan:
1. Mereka mulai merokok
2. Setelah beberapa saat, mereka menyadari bahwa berat badannya tidak berubah dan mereka kecewa
3. Mereka mulai menyadari bahwa yang mereka dapatkan ialah bau tidak tidak sedap, terlihat kusam, tidak menarik, mahal, dan bahaya adiksi
4. Mereka berhenti merokok. Hal tersebut sulit, tetapi mereka terus mencoba
5. Berat badan mereka meningkat, menjadi lebih berat dari sebelum merokok
5. Berhenti merokok mungkin sulit bagi sebagian orang, tapi saya dapat melakukannya kapanpun. Nikotin merupakan salah satu zat yang paling memiliki efek adiktif. Nikotin yang terdapat dalam rokok dapat bekerja pada otak dan merangsang pengeluaran dopamin, sebuah zat kimia yang dapat menimbulkan rasa senang.Meskipun nikotin dapat menyebabkan kita merasa lebih nyaman dan bersemangat, tubuh kita akan mulai meminta dosis yang lebih tinggi setiap waktunya. Ketika kita berhenti, tubuh akan merasakan hal yang tidak enak; sakit kepala, mengantuk, atau lapar. Pada kenyataannya, 35 juta orang mencoba untuk berhenti merokok, tetap hanya 7 persen yang berhasil.



5 Menit Perjalanan Asap Rokok dalam Tubuh Anda

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi27X_UcQ_RDHVridexFzTL9bglYB1XYfQxaE1vqM1pn0tVmtHsgS_ju_oemvAGOfzv7r2goti9GBZWAv34HoJoAC-4Uu63pMQglHbqM_0xgArst-KthkLOeQZtbOpODox_cPgiRjZPPKWp/s320/5+Menit+Perjalanan+Asap+Rokok+dalam+Tubuh+Anda.jpg

BIASANYA, sebatang rokok akan habis dalam 10 kali hisapan atau sekira 5 menit. Hanya 5 menit, tapi menit-menit penuh malapetaka bagi organ-organ tubuh Anda.
Sepanjang merokok, 4.000 bahan kimia menyusup ke dalam tubuh. Simak perjalanan 5 menit sebatang rokok bisa mengancam kesehatan jantung dan paru-paru Anda, seperti disitat Womenshealth.

0-10 detik pertama
Ketika Anda mengambil hisapan pertama, asap melewati mulut Anda, meninggalkan semacam serbuk cokelat yang menempel di gigi. Gas-gas beracun seperti formaldehyde dan ammonia segera menempatkan sistem kekebalan tubuh pada status waspada, menyebabkan peradangan di setiap bagian.
Setelah di tenggorokan, asap rokok secara temporer memperlambat cilia Anda. Cilia bak “tukang sapu” yang bekerja membersihkan sistem pernapasan Anda dari serangan lendir dan partikel debu. Sementara itu, nikotin yang masuk lewat udara langsung menuju aliran darah Anda melalui jutaan kapiler di paru-paru.
Tubuh Anda seakan mendapat sentakan energi ketika nikotin menyentuh kelenjar adrenalin, memicu produksi lebih besar yang meningkatkan tekanan darah dan detak jantung. Jantung Anda tidak bisa rileks sepenuhnya pada tiap detakan. Akibatnya, Anda berisiko lebih tinggi mengalami stroke.
Pada saat yang sama, karbonmonoksida (komponen beracun yang juga ditemukan pada knalpot mobil) dari asap rokok mulai membangun dalam darah Anda, membatasi kemampuan tubuh untuk mengangkut oksigen ke organ-organ vital.
Melalui aliran darah, nikotin menyerang otak Anda, di mana sel-sel saraf tertentu beraksi dengan membiarkan terjadinya lonjakan hormon dopamine, hormon yang berhubungan dengan mood baik.
Setelah 5 menit Setelah tingkat dopamin melonjak dengan cepat, tubuh Anda merindukan sesuatu yang lebih “tinggi”, bahkan jika Anda tidak menyadarinya.
Jika secara berkala Anda mulai ketagihan, otak akan menyesuaikan. Alhasil, Anda akan semakin sulit untuk berhenti merokok. Bahkan, beberapa ahli mengandaikan nikotin sama adiktif seperti heroin.

Asap rokok memang sudah hilang, tapi tubuh Anda masih akan menyerap bahan-bahan beracun dari rokok hingga 6-8 jam berikutnya




Ketahui 7 Faktor yang Bikin Orang Budek


Telinga merupakan indera yang penting bagi tubuh dan kelangsungan hidup. Namun, secara tidak sadar orang melakukan kegiatan yang dapat membahayakan indera pendengarannya. Apa saja faktor yang bisa bikin orang budek?
http://images.detik.com/content/2010/06/24/763/budek-%28hearingregeneration%29-dlm.jpg
Berikut 7 faktor yang bisa merusak dan membuat telingan budek:
1. Ear bud atau ear phone pada pemutar musik (music player)
Ear bud membuat suara menjadi lebih keras, sehingga untuk waktu lama dapat memekakkan telinga. Selain itu, ear bud juga membuat perubahan dalam sistem pendengaran. Bila orang terbiasa mendengarkan suara dari ear bud yang dekat dan keras, maka besar kemungkinan ia sulit mendengarkan suara pada level normal atau lembut.
2. Mobil terbuka (openkap). Mengendarai mobil openkap membuat orang harus mendengar suara dengan level 88-90 Decibel (Db). Sebagai perbandingan, percakapan normal berada kisaran 50 Db, jalan lalu lintas sekitar 70 Db, mesin pemotong rumput sekitar 90 Db. Paparan berulang dari suara di atas 85 Db diketahui dapat menyebabkan kehilangan pendengaran permanen.
3. Obat-obatan. Salah satu efek samping yang kurang dikenal dari beberapa jenis obat, seperti obat nyeri, antibiotik tertentu dan obat kemoterapi berbasis platinum, adalah gangguan pendengaran.
4. Rokok. Satu pembuluh darah melayani koklea, yaitu organ telinga bagian dalam. Nikotin, vasokonstriktor yang menyebabkan pembuluh darah sedikit menyusut, dapat memiliki dampak yang luar biasa pada kapiler kecil yang melayani telinga.
5. Pekerjaan. Bidang pekerjaan seperti musisi, buruh pabrik, pekerja konstruksi dan pemadam kebakaran adalah beberapa orang yang berisiko tinggi untuk terpapar konstan terhadap suara keras.
6. Diabetes. Diabetes dapat menyebabkan penurunan aliran darah ke telinga. Pembuluh darah sempit atau abnormal akibat diabetes dapat mencegah darah mencapai koklea, juga dapat mencegah proses pembersihan racun. Ini memiliki potensi untuk merusak sel-sel lembut di dalam telinga.
7. Anemia sickle cell. Orang dengan anemia sickle cell sering mengalami kelelahan dan sakit karena sel-sel darah merahnya cacat yang berbentuk sabit tidak bulat. Padahal aliran darah normal penting untuk mencapai telinga.


Tips Merokok Tapi Tetap Sehat


Memang tidak mudah menghilangkan atau menghentikan kebiasaan merokok. Namun, yang lebih susah adalah bagaimana tetap sehat dalam kondisi terpaksa harus merokok.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEggI3XOJf8KjG6qruLUOHmluBmH7fVq10XZ8FfIug5r7B4ezZiZoEkEy59UD21xs7MPGx7LTxAE5t4SLVNtZpXHluOKhG4KTSjrfCD2THrtrtRn0f883MBrFgjYBSjI0E8BE-UwgZTh2tif/s400/puntung-berbahaya.jpg
Berikut tips agar Anda tetap sehat walaupun Merokok:

Biasakan berolahraga atau memulai program/hobi dengan keluarga/teman-teman yang bukan perokok. Buatlah acara ini secara teratur. Olahraga tidak hanya penting bagi mereka yang ingin hidup sehat, tetapi juga bagi perokok. Luangkan waktu kurang lebih 30 menit sehari untuk memberikan tubuh mendapat oksigen secukupnya. Jangan merokok selama berolahraga karena hal ini akan memupuskan segala manfaatnya.
Jangan merokok sambil minum kopi. Meski dipercaya dapat menambah kenikmatan, kandungan kafein dalam kopi dapat meningkatkan kadar karbon dioksida dalam paru-paru. Sebagai ganti, pilih minuman yang dapat menetralisasi racun yang dibawa oleh rokok, seperti jus buah segar atau susu.

Ganti rokok dengan makanan ringan sebagai cuci mulut.

Ganti kebiasaan merokok saat buang hajat dengan membaca buku, komik, koran, atau tabloid. Kegiatan membaca jauh lebih bermanfaat untuk menambah ilmu maupun sekadar sebagai rileksasi

Cobalah berpikir sesaat sebelum menyalakan rokok, tentang bagaimana hidup ini terasa lebih indah tanpa rokok.

Kalau hingga kini Anda terpaksa harus merokok, cobalah untuk memikirkan kehidupan yang sebenarnya jauh lebih baik tanpa rokok.
Alasan yang selalu dikemukakan adalah rokok dapat mengurangi kecemasan, meningkatnya konsentrasi, memberi rasa lebih tenang dan lebih rileks. Kenyataannya, efek positif itu hanya terasa sesaat dan selanjutnya timbul ketergantungan yang akan berdampak luas. Cobalah mencari alternatif, seperti mendengarkan musik lewat earphone atau mengunyah permen karet.


img
10 Bahaya Pada Ibu Hamil yang Kena Asap Rokok – Banyak perempuan hamil yang tidak merokok tapi terkena dampaknya akibat sering terpapar oleh asap rokok dari sekitarnya. Padahal ada 10 bahaya yang terjadi jika ibu hamil kena asap rokok.

Perempuan hamil yang terpapar asap rokok baik dari rekan kerja, lingkungan atau anggota keluarganya bisa menimbulkan risiko tertentu.
Kondisi ibu hamil yang kena asap rokok tanpa disadari sebenarnya berpengaruh terhadap kehamilan dan janin yang dikandungnya.
Senyawa kimia yang terdapat di dalam rokok bisa masuk ke dalam tubuh ibu hamil dan meracuni janin yang dikandungnya.
Dalam studi yang dilaporkan pada American Association for Cancer Research di Washington menuturkan bahwa senyawa yang masuk tersebut bisa menyebabkan kerusakan genetik yang nantinya bisa menjadi awal bagi penyakit leukimia atau kanker lain.
Peneliti dari University of Louisville menganalisis bahwa ada 3 karsinogen (senyawa pemicu kanker) dari tembakau yang bisa masuk ke dalam tubuh ibu dan bayinya yaitu benzo(a)pyrene, 4-aminobiphenil dan akrilonitril.
Selain bisa menyebabkan kanker, ibu hamil yang terpapar asap rokok juga bisa menimbulkan bahaya lain, seperti dikutip dariCDC.gov dan Telegraph, Kamis (19/5/2011) yaitu:
  1. Asap rokok bisa menyebabkan kematian dini (premature death) pada bayi yang sedang dikandung dan menimbulkan penyakit ketika bayi tersebut lahir
  2. Berisiko melahirkan bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR) karena racun dalam rokok bisa menghambat aliran darah yang merupakan sumber nutrisi bagi bayi
  3. Asap rokok bisa meningkatkan risiko bayi meninggal akibat mengalami SIDS (Sudden Infant Death Syndrome) dibandingkan dengan bayi yang tidak terpapar asap rokok
  4. Meningkatkan risiko bayi terkena bronkitis, pneumonia, infeksi telinga dan memperlambat pertumbuhan paru-paru
  5. Asap rokok selama hamil bisa menyebabkan perubahan dalam struktur DNA bayi yang nantinya dapat melemahkan sistem kekebalan tubuhnya
  6. Mengganggu pertumbuhan otak janin selama di dalam kandungan, serta berisiko mengalami keterbelakangan mental
  7. Sering terpapar asap rokok bisa membuat bayi lahir prematur yang umumnya memiliki perkembangan organ tubuh yang belum sempurna
  8. Meningkatkan risiko bayi yang dikandung memiliki asma
  9. Meningkatkan risiko bayi lahir cacat seperti bibir sumbing akibat adanya kelainan pada sperma sang ayah yang perokok
  10. Pengaruh asap rokok bisa menyebabkan bayi mengalami penyakit jantung bawaan hingga keguguran
Untuk mencegah hal tersebut diperlukan kerjasama dari berbagai pihak baik keluarga, teman-teman kerja dan orang-orang disekitar ibu hamil untuk tidak merokok. Serta membuat peraturan yang lebih jelas mengenai tempat-tempat mana saja yang boleh dan tidak boleh merokok.




Sebuah penelitian menunjukkan, anak-anak yang terkena dampak asap rokok akan lebih mungkin menderita tekanan darah tinggi.
"Anak-anak yang tergolong perokok pasif, khususnya laki-laki, akan lebih rentan terkena tekanan darah tinggi dibandingkan dengan anak peerempuan," ujar peneliti dalam sebuah studi yang dilansir dari Daily Mail.
Dalam studi pertaman, para peneliti menemukan bahwa anak laki-laki yang menghirup asap rokok pasif di rumah mungkin akan mengalami penikantan tekanan darah tinggi yang signifikan. Namun, pada anak perempuan, merokok pasif tampaknya dikaitkan dengan penurunan tekanan darah.
Penelitian yang melibatkan lebih dari 6.400 anak itu menunjukkan, anak laki-laki berusia 8-17 tahun yang terpapar asap tembakau memiliki tyekanan darah yang secara signifikan lebih tinggi dibanding mereka yang tidak menghirup asap rokok.
Asap paparan itu terkait dengan tekanan darah sistolik, yang berhubungan dengan lonjakan darah setiap kali jantung berkontraksi.
Peneliti AS Dr Jill Baumgartner, dari University of Minnesota, mengatakan, penemuan ini mendukung beberapa penelitian sebelumnya yang menunjukkan bahwa sesuatu tentang jenis kelamin perempuan dapat memberikan perlindungan dari perubahan vaskular berbahaya karena terpapar perokok pasif.
Sedangkan tekanan darah anak-anak yang hidup dengan perokok meningkat sebesar 1,6 milimeter merkuri dalam anak laki-laki, tetapi diturunkan dengan 1,8 milimeter pada anak perempuan.
"Sementara peningkatan tekanan darah diamati di antara anak laki-laki dalam penelitian kita tidak mungkin secara klinis bermakna bagi anak individu, mereka memiliki implikasi besar untuk populasi," kata Dr Baumgartner.
Dr. Baumgartner menambahkan, hubungan antara paparan asap kedua tangan dan tekanan darah yang diamati dalam studi kami memberikan insentif lebih lanjut bagi pemerintah untuk mendukung larangan merokok dan undang-undang lain yang melindungi anak-anak dari perokok pasif.
Sementara itu, temuan yang dipaparkan pada pertemuan tahunan Pediatric Academic Societies di Denver, Colorado, AS menyebutkan, para peneliti menganalisis data dari empat survei kesehatan yang dilakukan antara 1999 dan 2006 oleh Pusat Pengendalian Penyakit AS dan Pencegahan.


10 Macam Penampilan Anda Rusak Karena Merokok


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgqLWjZGU4XdTIScSLLPfZpzoPMktuCXahYXRiWSV-vSam5QQMNNAweH5oNFZ122w3JDEc_nODoZRVYD3-Ha7OZrW41z8AbT4w9keuxbUupGKupsoYJuQQFboum3_5wtv4M3s1PZv0zmko/s200/smoking-side-effects-400x400.jpg
Jika Anda merokok, Anda sudah tahu Anda harus berhenti. Ini buruk bagi jantung Anda, paru-paru, otak, dan bahkan kehidupan seks Anda.
Tapi anda sudah berhenti dari kemaren jika efek buruk merokok itu sedikit lebih jelas. Bagaimana jika setiap rokok menciptakan tapuk hitam di wajah Anda, misalnya?
Nah, merokok merusak penampilan Anda. Baca terus untuk menemukan 10 macam merokok akan merusak penampilan Anda.

Kantong bawah mata Anda
Jangan anda benci kalau Anda tidak bisa mendapatkan tidur malam yang baik-dan itu terlihat di wajah Anda? Menurut penelitian John Hopkins perokok 4 kali lebih besar kemungkinan tidak bisa istirahat dibandingkan yang tidak merokok.

Kulit bersisik
Kulit bersisik bisa menimpa siapa saja termasuk yang tidak merokok. Tetapi resiko kulit bersisik akan naik banyak bagi perokok.
Menurut sebuah studi tahun 2007, jika Anda mengisap satu bungkus roko sehari selama 10 tahun atau kurang, risiko kulit bersisik meningkat 20%, 11-20 tahun risiko Anda adalah 60% lebih tinggi, dan bagi mereka yang meroko lebih dari 20 tahun resiko meningkat 50 %,(Bahkan bekas merokok selama kehamilan atau masa kanak-kanak dikaitkan dengan risiko yang lebih tinggi.)

Gigi kuning
Apakah anda tida suka gigi yang putih? Kalau anda merokok silahkan ucapkan selamat tinggal buat gigi putih.

Penuaan dini dan keriput
Para ahli sepakat bahwa merokok mempercepat penuaan, sehingga perokok terlihat 1,4 tahun lebih tua daripada bukan perokok, rata-rata.
Mengapa wajah keriput? Merokok menghambat pasokan darah yang membuat jaringan kulit terlihat kenyal dan sehat.

Jari Kuning
Nikotin dalam asap rokok tidak hanya dapat membuat gigi Anda (dan dinding rumah Anda) cokelat, tetapi juga membuat jari dan kuku anda kuning.



Rambut tipis
Selain kulit keriput merokok juga merusak rambut Anda juga. Menurut para ahli bahan kimia beracun dalam asap dapat merusak DNA pada folikel rambut dan menghasilkan radikal bebas yang merusak sel juga.
Perokok memiliki rambut tipis yang cenderung abu-abu dan lebih cepat botak dari yang bukan perokok.
Menurut penelitian di Taiwan tahun 2007 pria perokok dua kali lebih cepat botak dari non perokok, disamping faktor genetika.

Bekas luka
Nikotin menyebabkan vasokonstriksi, penyempitan pembuluh darah yang dapat membatasi aliran darah kaya oksigen ke pembuluh darah di wajah atau bagian lain dari tubuh.
Ini berarti luka Anda akan memakan waktu lebih lama untuk disembuhkan dan Anda akan memiliki bekas luka yang lebih besar dan lebih merah dari pada anda yang tidak merokok.

Gigi rusak
Merokok menempatkan Anda pada risiko yang lebih besar untuk semua jenis masalah gigi, termasuk kanker mulut dan penyakit gusi.
Bahkan, menurut sebuah penelitian di Inggris 2005 dalam Journal of Clinical Periodontology, perokok beresiko sampai enam kali lebih besar dibanding bukan perokok untuk penyakit gusi, yang dapat mengakibatkan hilangnya gigi.
Hilangnya Aura Alami
Pernah perhatikan bagaimana kulit perokok 'kadang-kadang tampaknya mati? Sebuah studi 1985 datang dengan istilah Smoker's Face untuk menggambarkan karakteristik wajah tertentu, seperti keriput, dan penampilan kulit abu-abu, yang disebabkan oleh merokok.
Asap rokok mengandung karbon monoksida, yang menggantikan oksigen di kulit Anda, dan nikotin, yang mengurangi aliran darah, meninggalkan kulit kering dan berubah warna. Merokok juga menghabiskan banyak nutrisi, termasuk vitamin C, yang membantu melindungi dan memperbaiki kerusakan kulit.

Penyembuhan luka lama
Para ahli menemukan bahwa perokok membutuhkan waktu lebih lama untuk sembuh pasca operasi seperti face-lift, ekstraksi gigi, dan prosedur periodontal.


Rahasia Dibalik Bungkus Rokok Gudang Garam Filter


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhdIulTgI4mZpD8KInBThqaSnJSAwRr9fCaLCWcjH7JIcesYqdVLsIQThpzKnhJj4VKz3wp14l28VFwR81WrLeMMKbwF7auo0RN0DTvC-YDjTViXHU63Dr28j3jLgunk8FNgigUO-g1cTmm/s400/2.jpg
Yang perokok pasti tau tapi blom ada yang tau kan ada apa dibalik bungkusnya?
Kalo kita merobek bagian bawah bungkus gudang garam filter ada kotak yg dibagi menjadi 4 warna, MERAH, HITAM, BIRU, EMAS

Buat apa warna2 tersebut?

Ternyata gan dengan kita mengosokkan ujung filter kita pada salah 1 warna pada kotak2 tersebut maka kita bakal ngerasain rasa tembakau yg beda2, tergantung diwarna apa kita menggosoknya

Beda warna beda rasa gan

MERAH Rasa tembakaunya lebih tajam dan lebih keras dari biasanya

HITAM Medium rasa tembakaunya pas dilidah (favorite ane gan)

BIRU Bau tembakaunya khas bgt gan, agak2 kya benthoel biru gitu

EMAS Yang ini soft bgt gan, lebih soft dari rokok filter yg biasa kita hisap

Penilaian rasa tiap orang beda2 gan, tergantung lidah masing2 tp yg jelas rasa dan bau tembakau nya bener2 berubah stelah digosok.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi-YAv34CIw70z8iZg0t4T7oZMYE9PNPzmLvhIAItzoHxDRJ3zhyphenhyphen74-CBmjAA292kRU1Hrrv39R1ixjVplHWT9F-IFjnlwxnqrTdfkALeNNHr9Vkk4POXgx_svtwGMn6Xea-XDjQ6AesxIa/s400/3.jpghttps://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjbtXQ8RB7NNKngrnwHrr0uszwU46wQBayi-WnctC8Led_AmBLxDj-b8_8Ysm8OhAVk2Tg6gsL7QJR0rAKrAs2XUGvcYcnd6nC20KpoRttzQrfklhGm5d03J60bO4yCrQPCMs4QCVmENkHR/s400/4.jpg
Cukup dirobek bagian bawah bungkus gudang garam filternya dan selamat menggosok dan mencoba....




INI DIA 10 BAHAYA ASAP ROKOK PADA WANITA HAMIL


Ini Dia10 Bahaya Asap Rokok Pada Wanita Hamil
Banyak wanita hamil yang tidak merokok tapi sering terpapar radiasi asap rokok dari lingkungan sekitarnya. Kondisi ibu hamil yang kena asap rokok tanpa disadari sebenarnya berpengaruh terhadap kehamilan dan janin yang dikandungnya. Padahal ada 10 bahaya yang terjadi jika ibu hamil kena asap rokok.
Senyawa kimia yang terdapat di dalam rokok bisa masuk ke dalam tubuh ibu hamil dan meracuni janin yang dikandungnya.
Dalam studi yang dilaporkan pada American Association for Cancer Research di Washington menuturkan bahwa senyawa yang masuk tersebut bisa menyebabkan kerusakan genetik yang nantinya bisa menjadi awal bagi penyakit leukimia atau kanker lain.
Peneliti dari University of Louisville menganalisis bahwa ada 3 karsinogen (senyawa pemicu kanker) dari tembakau yang bisa masuk ke dalam tubuh ibu dan bayinya yaitu benzo(a)pyrene, 4-aminobiphenil dan akrilonitril.
Selain bisa menyebabkan kanker, ibu hamil yang terpapar asap rokok juga bisa menimbulkan bahaya lain, seperti dikutip dari CDC.gov dan Telegraph, Kamis (19/5/2011) yaitu:
1. Asap rokok bisa menyebabkan kematian dini (premature death) pada bayi yang sedang dikandung dan menimbulkan penyakit ketika bayi tersebut lahir
2. Berisiko melahirkan bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR) karena racun dalam rokok bisa menghambat aliran darah yang merupakan sumber nutrisi bagi bayi
3. Asap rokok bisa meningkatkan risiko bayi meninggal akibat mengalami SIDS (Sudden Infant Death Syndrome) dibandingkan dengan bayi yang tidak terpapar asap rokok
4. Meningkatkan risiko bayi terkena bronkitis, pneumonia, infeksi telinga dan memperlambat pertumbuhan paru-paru
5. Asap rokok selama hamil bisa menyebabkan perubahan dalam struktur DNA bayi yang nantinya dapat melemahkan sistem kekebalan tubuhnya
6. Mengganggu pertumbuhan otak janin selama di dalam kandungan, serta berisiko mengalami keterbelakangan mental
7. Sering terpapar asap rokok bisa membuat bayi lahir prematur yang umumnya memiliki perkembangan organ tubuh yang belum sempurna
8. Meningkatkan risiko bayi yang dikandung memiliki asma
9. Meningkatkan risiko bayi lahir cacat seperti bibir sumbing akibat adanya kelainan pada sperma sang ayah yang perokok
10. Pengaruh asap rokok bisa menyebabkan bayi mengalami penyakit jantung bawaan hingga keguguran
Untuk mencegah hal tersebut diperlukan kerjasama dari berbagai pihak baik keluarga, teman-teman kerja dan orang-orang disekitar ibu hamil untuk tidak merokok. Serta membuat peraturan yang lebih jelas mengenai tempat-tempat mana saja yang boleh dan tidak boleh merokok. (detik)



BERITA UKURAN PENIS MEMENDEK 1 CM AKIBAT ROKOK

Berita Ukuran Penis Memendek 1 Cm Akibat Rokok
- detikHealth

(Foto: thinkstock)
Boston, Selain menyebabkan penyakit jantung, stroke dan kanker paru-paru, rokok juga dapat mempengaruhi kejantanan pria. Tak hanya disfungsi ereksi atau impotensi, rokok ternyata juga dapat memperpendek ukuran penis.
Temuan ini berdasarkan hasil studi yang telah dilakukan oleh peneliti dari Boston University School of Medicine terhadap 200 partisipan pria perokok. Dari hasil penelitian, rata-rata perokok mengalami pemendekan penis sebesar 1 cm.
“Ini merupakan penelitian terbesar yang pernah ada tentang rokok yang terkait dengan sensitivitas seks,” ujar Dr Pedram Salimpour, salah seorang peneliti, seperti dilansir dari Guardian, Jumat (27/8/2010).
Menurut Dr Salimpour, pengaruh negatif rokok pada penis sama halnya dengan pengaruh rokok pada hati. Ini merupakan kerusakan pembuluh darah, yang membuat aliran darah terhambat.
Pada dasarnya ini merupakan efek elastin, yaitu protein jaringan ikat yang elastis dan memungkinkan jaringan dalam tubuh untuk kembali ke bentuk semula setelah mengalami peregangan atau kontraksi. Dalam hal ini, elastin mempengaruhi kemampuan ereksi penis.
Dr Salimpour menjelaskan, elastin seperti karet yang bisa meregang. Inilah yang terjadi pada penis sebagai akibat adanya peningkatan aliran darah.
Merokok dapat merusak kemampuan tubuh untuk melakukan hal tersebut, sehingga bisa mempengaruhi ukuran penis dan kemampuan ereksi. Tapi peneliti belum bisa menentukan berapa banyak rokok yang bisa merusak elastin dan memperpendek ukuran penis.
“Hal ini masih memerlukan studi lebih lanjut, tapi tampaknya bahaya rokok lebih rentan terhadap penis ketimbang hati,” jelas Dr Salimpour.
Menurutnya, hal ini disebabkan karena pembuluh darah yang ada di penis jauh lebih kecil daripada pembuluh darah di hati. Pembuluh darah yang ada di hati berukuran 1,5 mm, sedangkan pembuluh darah penis 1 mm lebih kecil atau tepatnya berukuran 0,5 mm.
Tak hanya perokok aktif, Dr Salimpour juga menjelaskan bahwa ada kemungkinan bahwa hal yang sama juga bisa terjadi pada para perokok pasif. Tapi hal tersebut masih membutuhkan studi lebih lanjut.
“Meski industri rokok bersikeras dengan produknya, tapi fakta-fakta ilmiah menentang semua itu,” tegas Dr Salimpour.


MEROKOK DI DEPAN ANAK PICU SI KECIL KECANDUAN


Merokok di Depan Anak Picu si Kecil Kecanduan
Merokok di depan anak-anak adalah perbuatan yang tidak dibenarkan karena sangat berbahaya bagi kesehatan anak. Berdasarkan studi yang terbaru juga mengungkapkan asap yang melayang di udara memicu si kecil menjadi kecanduan rokok.
Sebuah studi yang dihelat Concordia University of Montreal menemukan bahwa remaja yang berulang kali mengamati orangtua, saudara, teman, atau tetangganya merokok akan lebih dini untuk mulai merokok.
“Anak-anak yang melihat orang lain merokok lebih mungkin untuk meniru kebiasaan tersebut karena mereka tidak melihat rokok sebagai sesuatu yang buruk,” papar penulis utama studi Simon Racicot dari Concordia University Jurusan Psikologi.
“Kami menemukan bahwa anak-anak yang tidak pernah merokok, tapi terekspos tembakau cenderung memegang keyakinan positif terhadap kebiasaan ‘pembunuh’ tersebut. Mereka lebih mungkin untuk mulai merokok sejak remaja,” tambahnya, seperti disitat Dailymail, Jumat (17/6/2011).
Studi baru ini dibangun berdasarkan beberapa studi sebelumnya yang turut meneliti efek negatif perokok bagi lingkungan sekitarnya.
“Semakin besar terkena paparan perokok, maka semakin besar paparan terhadap nikotin. Sebab, anak-anak mendapatkan jumlah asap rokok sebanding dengan dosis nikotin yang diserap orang dewasa selama merokok,” kata penulis senior Jennifer J McGrath, seorang profesor di Universitas Concordia Departemen Psikologi.
“Temuan awal menunjukkan bahwa paparan asap rokok mungkin dapat memicu kecanduan dalam otak anak-anak, sebelum mereka mulai merokok sendiri,” tambahnya soal studi yang diterbitkan dalam jurnal Oxford Nicotine & Tobacco Research ini.
Untuk penelitian ini, 327 anak usia 11-13 tahun yang terdaftar di sekolah umum berbahasa Prancis di Inggris ditanya tentang kebiasaan merokok mereka, jumlah perokok di lingkungan sekitar mereka, dan situasi di mana mereka melihat orang merokok.
Para peneliti berpendapat, cara pencegahan baru harus disesuaikan dengan anak-anak yang kini semakin tinggi paparan terhadap asap rokok agar mereka sadar akan risikonya.
“Ketika datang kebiasaan merokok pada anak-anak, hal terbaik yang dapat orangtua lakukan adalah menghindari ekspos anak-anak terhadap rokok dan asap rokok. Orangtua harus keluar dari rumah atau mobil bila ingin merokok. Kebiasaan adiktif seperti ini sepatutnya dilakukan tersembunyi,” tegasnya.



Bahan di Rokok Elektrik yang Bisa Menyebabkan Kanker
Rokok elektrik yang banyak beredar saat ini mengklaim produknya sehat dan telah bersertifikat internasional. Tapi ternyata ada bahan kimia yang terkandung di dalamnya juga bisa menyebabkan kanker.
“Pada rokok elektrik ini niktoin dilarutkan dengan larutan seperti propilen glikol atau gliserin, jika bahan ini dipanaskan maka akan membentuk senyawa nitrosamine yang juga bisa menyebabkan kanker,” ujar Kepala BPOM Dra Kustantinah, Apt, M.App.Sc dalam acara jumpa pers di gedung BPOM, Jl. Percetakan Negara, Jakarta, Jumat (13/8/2010).
Jika pada rokok biasa atau rokok konvensional terkandung berbagai zat selain nikotin seperti tar. Pada rokok elektronik menurut Kustantinah ada kemungkinan kandungan nikotinnya lebih besar daripada rokok biasa karena tidak mengandung zat lainnya.
Rokok elektronik ini pertama kali ditemukan oleh negara China pada tahun 2003, tapi sekarang rokok ini sudah dilarang di negara tersebut. Beberapa negara lain seperti Australia, Brazil, China, Singapura, Thaliand dan Uruguay juga telah mempunyai larangan terhadap penjualan dan pemasaran rokok elektrik ini.
“Untuk di Indonesia sendiri pelarangan atas rokok ini harus berkoordinasi dengan kementerian lain yang terkait seperti kementerian perdagangan,” ungkap Kustantinah.
Beberapa penelitian mengenai produk ini menemukan adanya banyak racun yang terkandung dalam produk rokok elektronik. Salah satunya adalah penelitian Dr Andreas Flouris dari FAME Laboratory Institute of Human Performance and Rehabilitation Center for Research and Technology, Yunani, yang menemukan hasil sebagai berikut:
1. Propilen glikol, yang berpotensi menyebabkan keracunan.
2. N-nitrosamine khusus tembakau, yang merupakan karsinogen kuat (penyebab kanker).
3. Hidrokarbon polisiklik, racun yang bersifat non-karsinogen.
4. Dietilen glikol yang sangat beracun dengan kadar 1 persen.
Produk ini diklaim dapat menjadi alternatif bagi perokok yang ingin berhenti merokok. Namun, pada dasarnya produk ini sama berbahayanya dengan rokok konvensional, meski tak merugikan orang lain (tidak ada perokok pasif).
Selain itu belum ada klasifikasi yang jelas tentang produk ini, apakah termasuk rokok, produk subsitusi, obat atau makanan. Sehingga sampai sekarang, baik BPOM maupun Kementerian Kesehatan belum bisa mengawasi peredaran produk ini.

24 PENYAKIT FATAL AKIBAT MEROKOK

Rokok memiliki dampak yang sangat buruk, sebab rokok merusak hampir seluruh organ tubuh manusia, oleh karena itu merokok dapat menimbulkan berbagai macam penyakit yang sangat banyak, sedikitnya ada 24 penyakit yang fatal, misalnya kanker dan penyakit jantung. Dampak buruk merokok bagi kesehatan ini biasanya akan muncul dalam jangka waktu yang lama, di atas 5 tahun. Produk tembakau khususnya rokok dapat berbentuk sigaret, kretek, cerutu, lintingan, menggunakan pipa, tembakau yang disedot, ataupun tembakau tanpa asap.
Di dalam daftar di bawah diuraikan berbagai macam penyakit dan bagian-bagian tubuh yang dapat dipengaruhi oleh efek buruk merokok. Pria atau wanita yang merokok menghadapi resiko buruk yang sama, yaitu kematian. Selain itu ada resiko yang khusus bagi wanita yaitu terganggunya fungsi reproduksi.
Sampai saat ini tidak ditemukan satupun akibat baik dari menghisap rokok. Karena dampaknya yang sangat buruk bahkan dari kalangan agama pun sepakat untuk ikut mengurangi kebiasaan merokok di masyarakat, yaitu dengan mengeluarkan rekomendasi pelarangan merokok.
Berikut adalah penyakit-penyakit dan gangguan kesehatan pada organ tubuh yang disebabkan oleh kebiasaan merokok.

Kanker :
  • Paru-paru (lung cancer)
  • Oral cavity
  • Pharynx
  • Larynx
  • Oesophagus (squamous cell carcinoma)
  • Oesophagus (adenocarcinoma)
  • Pancreas
  • Urinary bladder
  • Renal pelvis
  • Kidney (renal cell carcinoma)
  • Stomach
  • Uterine cervix
  • Granulocytic cells of bone marrow (myeoloid leukaemia)
  • Nasal cavities
  • Nasal sinuses
  • Liver

Sistem Pernafasan :
  • Chronic obstructive pulmonary disease (COPD)
  • Acute respiratory illnesses including pneumonia
  • Premature onset of and an accelerated decline in lung function
  • All major respiratory symptoms in adults, including coughing, phlegm, wheezing & dyspnoea
  • Poor asthma control

Sistem Kardiovaskular :
  • Coronary heart disease (CHD)
  • Cerebrovascula disease
  • Aortic aneurysm
  • Peripheral arteria

Penyakit lainnya :
  • Gastric ulcer
  • Cataract
  • Periodontitis
  • Duodenal ulcer
  • Adverse surgical outcomes related to wound healing and respiratory complications
  • Hip fracture
  • Reduced fertility in females
  • Crohn's disease
  • Age-related macular degeneration
  • Tobacco amblyopia
  • Osteoporosis

Gangguan sistem pernafasan khusus pada bayi / anak, yang ibunya merokok:
  • Impaired lung growth
  • Early-onset of lung function decline
  • Respiratory symptoms including coughing, phlegm, wheezing dyspnoea
  • Asthma-related symptoms (wheezing)

Sistem Reproduksi Wanita :
  • Pregnancy complications
  • Preterm delivery and shortened gestation
  • Foetal growth restrictions and low birth weight
  • Sudden infant death syndrome (SIDS)



KARBONMONOKSIDA DAN DAMPAKNYA TERHADAP KESEHATAN

Kata Kunci: Karbonmonoksida
Ditulis oleh Yoky Edy Saputra pada 29-07-2009

karbonmonoksida-dari-pabrik
Karbonmonoksida atau CO adalah suatu gas yang tidak berwarna, tidak berbau dan juga tidak berasa. Gas CO dapat berbentuk cairan pada suhu dibawah -129OC. Gas CO sebagian besar berasal dari pembakaran bahan fosil dengan udara, berupa gas buangan. Di kota besar yang padat lalu lintasnya akan banyak menghasilkan gas CO sehingga kadar CO dalam udara relatif tinggi dibandingkan dengan daerah pedesaan. Selain itu dari gas CO dapat pula terbentuk dari proses industri. Secara alamiah gas CO juga dapat terbentuk, walaupun jumlahnya relatif sedikit, seperti gas hasil kegiatan gunung berapi, proses biologi dan lain-lain.
Karbon monoksida (CO) apabila terhisap ke dalam paru-paru akan ikut peredaran darah dan akan menghalangi masuknya oksigen yang akan dibutuhkan oleh tubuh. Hal ini dapat terjadi karena gas CO bersifat racun metabolisme, ikut bereaksi secara metabolisme dengan darah. Seperti halnya oksigen, gas CO bereaksi dengan darah (hemoglobin) :
Hemoglobin + O2 –> O2Hb (oksihemoglobin)
Hemoglobin + CO –>  COHb (karboksihemoglobin)
Konsentrasi gas CO sampai dengan 100 ppm masih dianggap aman kalau waktu kontak hanya sebentar. Gas CO sebanyak 30 ppm apabila dihisap manusia selama 8 jam akan menimbulkan rasa pusing dan mual. Pengaruh karbon monoksida (CO) terhadap tubuh manusia ternyata tidak sama dengan manusia yang satu dengan yang lainnya.
Konsentrasi gas CO disuatu ruang akan naik bila di ruangan itu ada orang yang merokok. Orang yang merokok akan mengeluarkan asap rokok yang mengandung gas CO dengan konsentrasi lebih dari 20.000 ppm yang kemudian menjadi encer sekitar 400-5000 ppm selama dihisap. Konsentrasi gas CO yang tinggi didalam asap rokok menyebabkan kandungan COHb dalam darah orang yang merokok jadi meningkat. Keadaan ini sudah barang tentu sangat membahayakan kesehatan orang yang merokok. Orang yang merokok dalam waktu yang cukup lama (perokok berat) konsentrasi CO-Hb dalam darahnya sekitar 6,9%. Hal inilah yang menyebabkan perokok berat mudah terkena serangan jantung.
Pengaruh konsentrasi gas CO di udara sampai dengan dengan 100 ppm terhadap tanaman hampir tidak ada, khususnya pada tanaman tingkat tinggi. Bila konsentrasi gas CO di udara mencapai 2000 ppm dan waktu kontak lebih dari 24 jam, maka kana mempengaruhi kemampuan fiksasi nitrogen oleh bakteri bebas yang ada pada lingkungan terutama yang terdapat pada akar tanaman.
Gas CO sangat berbahaya, tidak berwama dan tidak berbau, berat jenis sedikit lebih ringan dari udara (menguap secara perlahan ke udara), CO tidak stabil dan membentuk CO2 untuk mencapai kestabilan phasa gasnya. CO berbahaya karena bereaksi dengan haemoglobin darah membentuk Carboxy haemoglobin (CO-Hb). Akibatnya fungsi Hb membawa oksigen ke sel- sel tubuh terhalangi, sehingga gejala keracunan sesak nafas dan penderita pucat. Reaksi CO dapat menggantikan O2 dalam haemoglobin dengan reaksi :
02Hb + CO         –>            OHb + O2
Penurunan kesadaran sehingga terjadi banyak kecelakaan, fungsi sistem kontrol syaraf turun serta fungsi jantung dan paru-paru menurun bahkan dapat menyebabkan kematian. Waktu tinggal CO dalam atmosfer lebih kurang 4 bulan. CO dapat dioksidasi menjadi CO2 dalam atmosfer adalah HO dan HO2 radikal, atau oksigen dan ozon. Mikroorganisme tanah merupakan bahan yang dapat menghilangkan CO dari atmosfer.
Dari penelitian diketahui bahwa udara yang mengandung CO sebesar 120 ppm dapat dihilangkan selaIna 3 jam dengan cara mengontakkan dengan 2,8 kg tanah (Human, 1971), dengan demikian mikroorganisme dapat pula menghilangkan senyawa CO dari lingkungan, sejauh ini yang berperan aktif adalah jamur penicillium dan Aspergillus.


LIDAH PEROKOK BISA MATI RASA

Apa jadinya jika lidah, panca indera yang seharusnya bisa mengecap rasa sudah tidak berfungsi lagi? Pastikan itu tidak terjadi pada Anda, karena menurut sebuah studi, para perokok berisiko mengalami penurunan kepekaan lidah. Benarkah?
Sebanyak 62 tentara Yunani ikut berpartisipasi dalam studi yang dilakukan oleh para peneliti dari Aristotle University of Thessaloniki untuk mengetahui pengaruh rokok terhadap indera pengecap lidah.
Para peneliti menemukan bahwa para perokok memiliki tingkat kepekaan lidah yang kurang dibanding mereka yang tidak merokok. Kebanyakan dari mereka juga merasakan sesuatu dengan rasa lebih hambar.
Studi yang dipublikasikan dalam jurnal BMC Ear, Nose and Throat Disorders itu menyebutkan bahwa rokok bisa mematikan kemampuan merasa dan panca indera (lidah) seseorang.
Bertindak sebagai ketua studi, Pavlidis Pavlos menggunakan stimulasi elektrik untuk melakukan tes yang disebut threshold untuk mengukur tingkat kepekaan lidah pada bagian papila lidahnya.
"Secara statistik terdapat perbedaan hasil tes threshold antara para perokok dan yang bukan perokok. Perbedaannya meliputi ukuran papila dan pembuluh darahnya," ujar Pavlos seperti dikutip dari health24, Jumat (21/8/2009).
Dengan adanya kekuatan elektrik yang diberikan pada lidah, normalnya seseorang akan merasakan adanya kejutan metalik dan memberi respons terkejut.
Seberapa cepat respons terhadap kejutan itulah yang dijadikan tolak ukur sensitivitas dan kepekaan lidah seseorang oleh peneliti
Mereka yang masih memiliki lidah normal pun akan langsung bereaksi dan mencoba menghindar dari sengatan elektrik yang diberikan.
Namun ternyata, para perokok bereaksi lebih lambat dibanding mereka yang tidak merokok. Sebanyak 28 perokok pun memiliki skor yang sangat buruk dan rendah dibanding 34 orang lainnya yang tidak merokok.
Pavlos pun menemukan bahwa para perokok memiliki papila-papila lidah yang lebih datar dengan pembuluh darah yang kecil. Kesimpulannya yaitu, "Nikotin menyebabkan perubahan morfologis dan fungsional dari papila lidah, terutama mereka yang sudah dewasa," ujar Pavlos.
Tidak ingin lidah mati rasa? Segeralah berhenti merokok.

Rokok Mampu Hancurkan Gairah Sex Anda

Terserahlah! Bodo amat! Emang gue pikirin! Mungkin ini yang terlintas dalam benak Anda. Baiklah para “Smoker Mania”, jika yang kami sampaikan pada Anda berupa opini... Maka Anda berhak beralih ke topik lain atau bahkan portal lain. Tapi pertimbangkanlah beberapa fakta yang kami peroleh mengenai hubungan antara merokok dengan kenikmatan seks.
Sekali lagi, kami hanya memaparkan fakta. Silahkan Anda memilih, seks yang nikmat atau tetap merokok. Kecuali Anda masih bujangan, tentu Anda memilih pilihan pertama

Berikut Faktanya:
1. Dari 1.290 pria yang berobat ke klinik impoten di Massachusetts Amerika Serikat ternyata jumlah perokok dua kali lebih banyak ketimbang yang bukan perokok.
2. Makalah ahli jantung dari RS Jantung Nasional Harapan Kita, Dr. Santoso Karo Karo, SpJP., menyebutkan rokok meningkatkan risiko terkena disfungsi ereksi hingga 50% -terutama berkaitan dengan masalah pada pembuluh darah.
3. British Medical Association melaporkan, 120 ribu kasus impotensi yang terjadi di Inggris merupakan akibat langsung kebiasaan merokok.
4. Penelitian pada veteran perang Vietnam di Amerika Serikat tahun 1994 menyebutkan, ada 50%-80% peningkatan risiko terjadinya impotensi pada perokok
5. Pada tahun 1999, Prof. N. Zavos di Kentucky Amerika Serikat meneliti 290 pasangan. Hasilnya, pasangan perokok rata-rata berhubungan seks 5,7 kali setiap bulannya sedangkan pasangan yang tidak merokok 11,6 kali per bulan.
6. Penelitian Prof. Zavos itu juga mengukur derajat kepuasan hubungan seks dengan skala 0 - 10. Rata-rata derajat kepuasan pasangan merokok 5,2 dan yang bukan perokok 8,7.
7. Rokok meningkatkan risiko terkena penyakit diabetes hingga 60%. Faktanya: Jumlah pengidap diabetes yang menderita disfungsi ereksi tiga kali lebih banyak ketimbang pengidap diabetes akibat penyebab lain. Demikian tulis ahli penyakit dalam dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Prof. DR. Dr. Slamet Suyono, SpPD-KEMD.
8. Rokok membuat Anda terkena darah tinggi. Penelitian ahli penyakit dalam dari Fakultas Kedokteran Indonesia, Dr. Pradana S., menyebutkan, darah tinggi meningkatkan risiko Anda terkena penyakit diabetes -salah satu penyebab disfungsi ereksi- hingga 28%.
9. Penelitian JB McKinlay (2000) menyebutkan, penyakit vaskular/organik lebih dari 80% kasus disfungsi ereksi. Anda pasti ingat bahwa rokok menyebabkan 25 penyakit, termasuk penyakit pembuluh darah.

Benarkan? Sekali lagi, pilihan ada di tangan Anda...

Sumber : www.rileks.com


HARAMKAH ROKOK?

Haramkah Rokok?” ketegori Muslim. Baru-baru ini marak di media tentang penangkapan orang yang merokok di tempat umum. Seperti di Mal, Sekolah, jalan dan lainnya. Beberapa di antara mereka ada yang didenda Rp 20.000 hingga Rp 50.000.
Melihat hal ini, sebenarnya bagaimana pandangan Islam terhadap rokok, makruhkah atau haram? Atau mubah? Mohon dijelaskan dengan sejelas-jelasnya, pak ustadz. Terima kasih sebelumnya
Moch. Djoko Birmano
Jawaban
Assalamu `alaikum Warahmatullahi Wabaraktuh
Keharaman rokok tidaklah berdasarkan sebuah larangan yang disebutkan secara ekplisit dalam nash Al-Quran Al-Kariem atau pun As-Sunnah An-Nabawiyah.
Keharaman rokok itu disimpulkan oleh para ulama di masa ini setelah dipastikannya temuan bahwa setiap batang rokok itu mengandung lebih dari 4.000 jenis racun berbahaya.
Dan karena racun itu merusak tubuh manusia yang sebenarnya amanat Allah SWT untuk dijaga dan diperlihara, maka merokok itu termasuk melanggar amanat itu dan merusak larangan.
Namun banyak orang yang menganggap hal itu terlalu mengada-ada, sebab buktinya ada jutaan orang di muka bumi ini yang setiap hari merokok dan buktinya mereka masih bernafas alias tidak langsung mati seketika itu juga.
Karena itulah kita masih menemukan rokok di sekeliling kita dan ternyata pabrik rokokpun tetap berdiri tegar. Bahkan mampu memberikan masukan buat pemerintah dengan pajaknya. Sehingga tidak pernah muncul keinginan baik dari pembuat hukum untuk melarang rokok.
Ini adalah salah satu ciri ketertinggalan informasi dari masyarakat kita. Dan di negeri yang sudah maju informasinya, merupakan bentuk ketidak-konsekuenan atas fakta ilmu pengetahuan. Dan kedua jenis masyarakat ini memang sama-sama tidak tahu apa yang terbaik buat mereka. Misalnya di barat yang konon sudah maju informasinya dan ipteknya, masih saja ada orang yang minum khamar. Meski ada larangan buat pengemudi, anak-anak dan aturan tidak boleh menjual khamar kepada anak di bawah umur. Tapi paling tidak, sudah ada sedikit kesadaran bahwa khamar itu berbahaya. Hanya saja antisipasinya masih terlalu seadanya.
Sedangkan dalam hukum Islam, ketika sudah dipastikan bahwa sesuatu itu membahayakan kesehatan, maka mengkonsumsinya lantas diharamkan. Inilah bentuk ketegasan hukum Islam yang sudah menjadi ciri khas. Maka khamar itu tetap haram meski hanya seteguk ditelan untuk sebuah malam yang dingin menusuk.
Demikian pula para ulama ketika menyadari keberadan 4.000-an racun dalam batang rokok dan mengetahui akitab-akibat yang diderita para perokok, banyak yang bersepakat untuk mengharamkannya. Sayangnya, umat Islam masih saja menganggap selama tidak ada ayat yang tegas atau hadits yang eksplisit yang mengharamkan rokok, maka mereka masih menganggap rokok itu halal, atau minimal makruh.
Padahal para ahli kesehatan sudah sepakat bahwa asap rokok itu membahayakan kesehtan, baik jantung maupun janin bayi. Terutama asap rokok keluaran dari mulut orang yang merokok, di mana korbannya adalah orang lain yang berposisi sebagai perokok pasif. Kalau kebenaran fakta ilmiyah ini masih ingin dipungkiri lantaran seseorang sudah tidak bisa meninggalkan kecanduan terhadap rokok, maka baginya rokok sudah berwujud sebagai berhala yang membutakan mata.
Karena itu semua tindakan untuk mencegah seseorang membahayakan dirinya dan juga orang lain, merupakan kewajiban dalam Islam. Namun kalau mau konsekuen dengan tata cara sistem Islam, yang dilarang seharusnya bukan hanya yang merokok di tempat umum saj, tetapi harus mulai dari hulu, yaitu mulai dari petani tembakau. Di mana kepada mereka diarahkan untuk mengalihkan kebiasaaan bertanam dengan tumbuhan lain yang bermanfaat bagi manusia.
Berikutnya, kita perlu juga memikirkan ribuan pekerja pabrik rokok, yang bila dilarang pabriknya, tenaga kerja ini bisa dialihkan dan diperbaiki nasibnya. Demikian juga dengan jalur distribusi dari paling atas hingga pengecer di pinggir jalan, perlu juga dialihkan komoditasnya, dari rokok yang membahayakan manusia menjadi barang-barang lain yang bermanfaat buat manusia.
Persis ketika Islam mengharamkan khamar, bukan hanya minumnya yang haram, tetapi penulalan, pembuatan, peredaran dan semua yang terkait dengan hal itu, turut pula diharamkan.
Lebih detail tentang bahaya rokok, kami kutipkan beberapa penjelasan yang kami rangkum dari beberapa sumber.
Bahaya Rokok mengandung kurang lebih 4000 elemen-elemen, dan setidaknya 200 di antaranya dinyatakan berbahaya bagi kesehatan. Racun utama pada rokok adalah tar, nikotin, dan karbon monoksida. Tar adalah substansi hidrokarbon yang bersifat lengket dan menempel pada paru-paru. Nikotin adalah zat adiktif yang mempengaruhi syaraf dan peredaran darah. Zat ini bersifat karsinogen, dan mampu memicu kanker paru-paru yang mematikan. Karbon monoksida adalah zat yang mengikat hemoglobin dalam darah, membuat darah tidak mampu mengikat oksigen.
Efek racun pada rokok ini membuat pengisap asap rokok mengalami resiko : - 14x menderita kanker paru-paru, mulut, dan tenggorokan - 4x menderita kanker esophagus - 2x kanker kandung kemih - 2x serangan jantung
Rokok juga meningkatkan resiko kefatalan bagi penderita pneumonia dan gagal jantung, serta tekanan darah tinggi. Menggunakan rokok dengan kadar nikotin rendah tidak akan membantu, karena untuk mengikuti kebutuhan akan zat adiktif itu, perokok cenderung menyedot asap rokok secara lebih keras, lebih dalam, dan lebih lama. Hingga dapat dikatakan: TIDAK ADA BATAS AMAN BAGI ORANG YANG TERPAPAR ASAP ROKOK.
Karsinogen Zat-zat karsinogen yang terkandung pada rokok adalah: - vinyl chloride - benzo pyrenes - nitroso-nor-nicotine
Satu-satunya zat yang lebih berbahaya daripada asap rokok dalam memicu kanker paru-paru adalah zat-zat radioaktif. Itu pun jika dimakan atau dihidap dalam kadar yang cukup.
Kanker Kematian umumnya bukan terjadi karena kesulitan bernafas yang diakibatkan oleh membesarnya kanker, tetapi karena posisi paru-paru dalam sistem peredaran darah menjadikan kanker mudah menyebar ke seluruh tubuh. Penyebaran metastase ke arah otak dan bagian kritis lainnya lah yang mengakibatkan kematian itu. 90% penderita meninggal dalam 3 tahun setelah diagnosis.
Selain itu juga ada fakta-fakta yang tidak mungkin dipungkiri lagi:
1.      Rekomendasi WHO, 10/10/1983 menyebutkan seandainya 2/3 dari yang dibelanjakan dunia untuk membeli rokok digunakan untuk kepentingan kesehatan, niscaya bisa memenuhi kesehatan asasi manusia di muka bumi.
2.      WHO juga menyebutkan bahwa di Amerika, sekitar 346 ribu orang meninggal tiap tahun dikarenakan rokok.
3.      90% dari 660 orang yang terkena penyakit kanker di salah satu rumah sakit Sanghai Cina adalah disebabkan rokok.
4.      Prosentase kematian disebabkan rokok adalah lebih tinggi dibandingkan karena perang dan kecelakaan lalulintas.
5.      20 batang rokok perhari menyebabkan berkurangnya 15% haemoglobin, yakni zat asasi pembentuk darah merah.
6.      Prosentase kematian orang yang berusia 46 tahun atau lebih adalah 25% lebih bagi perokok.
Wallahu A`lam Bish-shawab, Wassalamu `Alaikum Warahmatullahi Wa Barakatuh.

Ahmad Sarwat, Lc.
Sumber Haramkah Rokok? : http://assunnah.or.id


DAMPAK ROKOK TERHADAP SEKS

Rokok Terhadap Sperma
 








Bacalah dengan seksama tulisan yang ada pada sebuah bungkus rokok. Anda pasti akan mendapati tulisan yang berbunyi: "Merokok dapat menyebabkan kanker, serangan jantung, impotensi dan gangguan kehamilan dan janin." Atau kalau anda berada di Amerika Serikat, maka anda dapat menemukan tulisan peringatan di setiap bungkus rokok seperti ini, “Smoking causes sexual impotence.”
Tulisan seperti ini ada di setiap bungkus rokok yang anda beli - baik rokok yang murahan maupun yang mahal, baik rokok kretek yang pake cengkeh maupun rokok putih, baik rokok yang kadar tarnya rendah maupun yang kadar tarnya tinggi. Jadi, merokoklah bila anda ingin mengalami impotensi atau hindari rokok bila anda tak ingin mengalami impotensi. Itu dua pilihan yang ada buat anda.
Dari sejumlah studi yang dilakukan selama ini diperoleh kesimpulan, aktivitas merokok dapat menaikkan risiko gangguan ereksi sekitar 50 persen di kalangan kaum lelaki berusia 30-40 tahun.
Sebuah kajian yang dilakukan di Inggris oleh lembaga bernama Action On Smoking And Health (ASH) dan The British Medical Association (BMA) mendapati lebih dari 120.000 pria di Inggris menderita impotensi sebagai akibat langsung dari aktivitas merokok.
Selain menyebabkan gangguan ereksi, dampak lain merokok terhadap kesehatan seksual lelaki adalah: Menurunkan volume ejakulasi, menurunkan kualitas sperma dan menurunkan jumlah sperma.
agaimana aktivitas merokok dapat mengganggu kesehatan seksual lelaki? Pertama, sedikitnya darah yang mengalir ke penis akibat terhalanginya jalur masuk oleh penumpukan lemak yang diakibatkan, salah satunya, oleh aktivitas merokok.
Kedua, terjadinya kontraksi yang cepat dalam jaringan penis, sebagai akibat stimulasi nikotin dalam otak, yang mengakibatkan terjadinya penyumbatan aliran darah ke penis.
Ketiga, mekanisme katup dalam penis yang mengatur aliran darah tergangggu akibat masuknya nikotin dalam darah.



ROKOK BISA ANCAM KEJANTANAN


http://repository.finroll.com/global/images/articles/danang/rokok.jpg
Finroll. com-Peringatan pemerintah tentang bahaya 'Merokok dapat merugikan kesehatan' pada setiap bungkus rokok, ternyata bukan basa-basi. Bila anda salah satu perokok berat (lebih dari satu bungkus per hari) dan sudah berlangsung lama, waspadalah. Merokok dapat mengancam kejantanan Anda!
Rokok yang secara keliru sering diasosiasikan sebagai simbol kejantanan bisa mengakibatkan  Anda kehilangan kejantanan. Resiko untuk menjadi pria loyo di atas ranjang lebih besar disbanding mereka yang mengharamkan produk berasap ini.
Sudah menjadi pengetahuan umum bahwa merokok merupakan faktor risiko dari berbagai penyakit, seperti jantung, darah tinggi, aterosklerosis (penyumbatan pada pembuluh darah), paru-paru, berbagai jenis kanker serta penurunan kualitas dan kuantitas sperma.
Meskipun demikian, simbol "kejantanan" yang satu ini tetap saja digemari. Sebagian besar perokok umumnya berpendapat betapa susahnya menghentikan kebiasaan ini. Mereka tidak mau berhenti merokok untuk menjaga kesehatan dan menyelamatkan nyawa mereka. Hingga ada pepatah dari beberapa perokok yang mengatakan "lebih baik tidak makan dibanding tidak merokok".
Kim Belshe dari California Department of Health Science mengingatkan, mungkin para pria perokok akan mempertimbangkan keinginannya untuk berhenti merokok secara lebih serius bila mereka diberi tahu bahwa kebiasaan itu bisa menyebabkan penurunan kejantanan.
Bagi sebagian besar pria, efek negatif rokok pada kesehatan seperti penyempitan pembuluh darah (darah tinggi), penyakit jantung, paru-paru dan gangguan sistem pernafasan lainnya, tidak begitu mereka pedulikan.
Penelitian tersebut menyimpulkan bahwa kelompok perokok memiliki persentase kejadian disfungsi ereksi lebih besar dibandingkan kelompok yang tidak merokok. Beberapa penelitian pun dilakukan untuk membuktikan pengaruh rokok terhadap disfungsi ereksi.
Dari penelitian tersebut didapatkan adanya keterkaitan antara ketegangan penis (penile rigidity) selama ereksi malam (nocturnal tumescence) berkorelasi terbalik dengan jumlah rokok yang dikonsumsi per hari. Jadi makin banyak rokok yang dikonsumsi per hari, maka ketegangan penis semakin lemah.
Semakin tinggi kadar nikotin dalam rokok, semakin parah kerusakan yang mungkin ditimbulkan. Kerusakan pembuluh darah ini tentu akan mengurangi aliran darah ke penis, yang akhirnya menyebabkan disfungsi ereksi.
Namun, penelitian-penelitian yang telah dilakukan juga membuktikan bahwa jika kerusakan pembuluh darah tidak parah, maka penghentian merokok dapat kembali memulihkan fungsi ereksi ke kondisi normal.(Danang)



8 TIPS BERHENTI MEROKOK SAAT HAMIL

8 Tips Berhenti Merokok Saat Hamil
Bagi perempuan hamil merokok sangat rentan akan bahaya terhadap janin yang dikandungnya mengalami berbagai gangguan kesehatan seperti mengalami cacat janin, berat badan lahir rendah, bahkan gangguan jiwa. Rokok mengandung ribuan racun yang dapat mengancam keselamatan janin, karena itu ibu yang merokok saat hamil sama dengan meracuni janin dengan sengaja.
Saat hamil, kesehatan janin menjadi prioritas nomor satu. Gaya hidup Anda yang kurang sehat selama ini, termasuk kebiasaan merokok, harus Anda tinggalkan! Menghentikan kebiasaan merokok yang sudah menahun, memang tidak mudah. Namun, kiat-kiat berikut ini dapat membantu membuang jauh-jauh kebiasaan merokok, demi si jabang bayi.

1. Meminta orang-orang terdekat tidak merokok di sekitar Anda.
Dengan meminimalkan atau menghilangkan pemicu di depan mata Anda, akan mempermudah Anda untuk menekan keinginan merokok. Anda dapat menjadikan kesehatan dan keselamatan janin sebagai alasan untuk meminta orang-orang tidak merokok di dekat Anda. Untuk memperoleh dukungan, Anda dapat bergabung dengan orang-orang yang telah berhasil menghentikan kebiasaan merokok. Pengalaman dan kiat mereka dapat Anda tiru dan terapkan

2. Hindari situasi dan kondisi yang memicu keinginan merokok.
Bila selama ini Anda sering berkumpul di coffee shop bersama teman-teman untuk mengobrol sambil menikmati kepulan asap rokok, kini carilah tempat untuk berkumpul yang menerapkan larangan merokok. Misalnya, di bioskop. Atau, ke tempat belanja dan tempat rekreasi yang merupakan kawasan bebas asap rokok.

3. Sembunyikan semua pernak-pernik rokok
Jauhkan, simpan, dan sembunyikan semua hal maupun benda yang mengingatkan Anda pada rokok dari pandangan Anda. Misalnya, koleksi korek api, asbak, tempat rokok, cerutu, dan tentu saja rokok. Bila Anda bertekad untuk benar-benar berhenti merokok selama-lamanya, buang semua benda-benda pemicu keinginan Anda merokok tersebut. Begitu juga di berbagai tempat di sekeliling Anda termasuk tempat Anda beraktivitas sehari-hari, seperti di meja kantor serta di mobil.

4. Ganti kegiatan merokok dengan kegiatan lain
Carilah kegiatan-kegiatan rutin lain yang memperkecil kemungkinan dan kesempatan Anda untuk menikmati sebatang rokok sebagai “teman.” Saat Anda membaca koran di pagi hari, misalnya, nikmatilah sambil minum segelas jus jeruk segar. Setelah itu, lakukan olahraga ringan. Atau, ketika Anda harus mengantri di depan kasir, bawalah iPod untuk mengalihkan pikiran dan menghalau rasa bosan, serta kunyahlah permen pengganti rokok.

5. Gunakan nicotine patch
Anda dapat pula menggunakan nicotine patch yang berbentuk seperti stiker. Cukup ditempelkan pada permukaan kulit, biasanya pada lengan bagian dalam, selama 24 jam penuh. Terapi dengan menggunakan nicotine patch ini, rata-rata membutuhkan waktu sekitar 2-3 minggu. Nicotine patch ini mengandung nikotin yang “dilepaskan” ke dalam tubuh melalui kulit dan pembuluh darah untuk memenuhi “kebutuhan” tubuh. Namun, secara bertahap dikurangi, hingga akhirnya tubuh tidak lagi “menginginkan” nikotin.

6. Terapi akupuntur atau totok
Ada titik-titik saraf tertentu pada kepala dan dada yang berfungsi mengirimkan rangsang kepada otak sehingga tubuh “menginginkan” nikotin secara terus menerus (kecanduan). Dengan menekan titik-titik tersebut, keinginan tubuh terhadap nikotin menjadi hilang. Pada terapi akupunktur, titik-titik tersebut ditekan dengan jarum dan pada terapi totok dengan jari tangan. Terapi akupunktur biasanya dilakukan 2 kali dalam seminggu, sebanyak 5-6 kali.



7. Hipnoterapi
Dasar dari hipnoterapi adalah menghapus “program-program” negatif yang selama ini sudah tertanam di dalam pikiran Anda. Dalam hal ini adalah “program” pemicu keinginan Anda untuk merokok. Dengan hipnoterapi, “program” keinginan merokok dihapus dan diganti dengan “program” lain. Melalui hipnoterapi Anda akan dilatih untuk menggunakan kekuatan pikiran Anda sendiri untuk menolak keinginan merokok.

8. Terapi laser
Cara lain untuk menghentikan merokok adalah dengan terapi laser, menggunakan sinar infra merah yang diarahkan pada satu titik di telinga. Tujuannya, mematikan saraf pengirim rangsang terbesar untuk memicu keinginan tubuh memperoleh nikotin. Terapi yang pertama kali dilakukan untuk membantu para pecandu rokok oleh para ilmuwan dari Middlesex University, London, Inggris ini, biasanya dilakukan sebanyak 3-5 kali. Setiap kali terapi membutuhkan waktu penyinaran selama kurang-lebih 30 menit. (ayahbunda)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar